Tahlilan…apa tuh??

Posted: 6 Desember 2010 in Uncategorized

Itu secara umum diartikan berkumpul untuk berdo’a/berdzikir, dan sebagian bacaannya adalah bacaan Tahlil, kalimat paling bagus , yaitu bacaan LAA ILAHA ILALLOH . Membaca Dzikir atau tahlil, sangat dianjurkan oleh Syari’at Islam. Semua orang Islam, sudah selayaknya menyukai berdzikir dan berdo’A karena merupakan perintah yang ada pada Al Qur’an dan  Sunnah  Nabi SAW. Hal ini bisa dilakukan kapan saja. Apakah ada kematian atau lebih lebih ketika ada yang meninggal, karena amal orang yang meninggal itu sudah terputus kecuali tiga perkara, yaitu Amal jariah dishodaqohkan yang bermanfaat, Ilmu yang bermanfaat, dan Anak sholeh/sholehah yang mendo’akan, hal ini Om Al Fatih tahu  haditsnya kan ? Nah, kita mendo’akan atau tahlilan itu, bisa menjadi bagian dari yangtiga tadi, karena amal si mati, kita kenal, maka kita mendo’akannya. Alangkah kasihannya saudara kita yang sudah meninggal jika kita tidak mau mendo’akannya ketika dia sudah meninggal, padahal ada ayat Alloh yang bisa kita rujuk akan hal ini. Dzikir/Do’a/Tahlil yang kita baca ini sangat ditunggu olehmereka yang sudah meninggal ini dialam kuburnya. Berikut ini rujukan tentang dzikir/berdo’a , lalu soaltahlilan   kematian.

QS.Al Baqoroh, ayat  152 : ” Karena itu, dzikirlah ( ingatlah ) kamu kepada-Kuniscaya Aku ingat  (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (ni`mat) -Ku.” QS Tho-ha ayat 124 :  ” Dan barangsiapa Tidak Dzikir pada(berpaling dari> peringatan-)Ku, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan  Kami akan menghimpunkannya pada hari kiamat dalam keadaan buta“. Juga banyak hadits Nabi SAW tentang kebaikkan berdzikir danberdo’a. Jumhur Ulama tentang Tahlil untuk kematian. Mayoritas Ulama Ahlu Sunnah wal-jamaah berpendapat bahwa boleh mengadakan Dzikir dan Do’a bersama guna mendo’akan (menghadiahkan pahalanya) untuk orang yang sudah meninggal tersebut. Pendapat ini berdasarkan Nash sebagai berikut : QS Muhammad ayat 19 : 019. Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan, yang hidup maupun yang telah meninggal. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha,dan tempat tinggalmu.

QS Al Hasyr, ayat 10 : ” Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin danAnshar),mereka berdoa: “Ya Tuhan kami, beri ampunlah kami dan saudara- saudara kami yang telah mendahului kami, dan janganlah Engkau membiarkan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman; Ya  Tuhan kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang”. Hadits Nabi SAW, ” Tidak ada seseorang yang dishalatkan jenazahnya oleh sejumlah orang Islam yang jumlahnya 100 orang dan semuanya memohonkan syafaat kepadanya melainkan Alloh mensyafaatinya ( HR. Muslim )  Hadits tentang wasiat Ibnu Umar pada Syarah Aqidah Thahawiyah (hal. 458) : “Dari Ibnu Umar RA: Bahwasanya beliau berwasiat agar diatas kuburnya nanti sesudah pemakaman dibacakan awal-awal Al Baqoroh dan akhirnya. Dan dari sebagian Muhajirin dinukil juga adanya pembacaan surat Al baqoroh” Nah, soal makanan yang dibagikan, itu tradisi masing-masing tempat berbeda, kalau ditempat saya tidak ada. Ketika tahlilansampai 7 hari, tidak ada bagi-bagi berkat, kalaupun ada makanan, itu adalah disediakan oleh Perkumpulan Kematian di Lingkungan kami, jadi tidak membebani yang sedang berduka. Kalau di lingkungan Om Fatih seperti yang Om sebutkan, ya diajak omong saja, sampaikan yang lebih baik untuk dilakukan, dengan cara santun dan baik, faa insya Alloh akan di ikuti. Saya ikut ngedo’ain ya om. Soal waktu, apakah 3 hari, 7 hari, dan sebagainya, lho…..apa Alloh membatasi kita kapan tidak boleh berdo’a atau berdzikir ? Bukankah kita diperintahkan berdzikir setiap waktu, dengan sebanyak- banyaknya ? Nah, jika ada yang melakukan yang 3 hari, 7 hari, itu kan bagian dari yang setiap waktu. Jikapun kita lakukan waktu tertentu, ini kan sesuai QS Al Asr’  ayat 1: ” Ingatlah Waktu “. Alloh yang memerintahkan kita untuk ingat waktu. Penulis :  Hamba Allah (NN)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s